Temu Ilmiah Hakim Peradilan Agama se-Wilayah Sumatera Selatan

Satker
Typography

PTA-PALEMBANG.NET - Sabtu 3 Februari 2018 Ketua PTA Sumatera Selatan  Dr. H. M. Syarif Mappiase, S.H., M.H. membuka secara resmi Kegiatan temu ilmiah Hakim Peradilan Agama sewilayah PTA Sumsel, diselenggarakan oleh IKAHI bersama PPHIM, yang dilaksanakan tanggal 3 – 4 Februari 2018 bertempat di Pengadilan Agama Palembang. Temu ilmiah telah membedah sejumlah berkas perkara-perkara yang berbobot dari 7 Pengadilan Agama di lingkungan PTA Sumsel. Seperti perkara waris, perceraian yang ada gugatan rekonvensi, intervensi dan bahkan sampai kepada berkas eksekusi hingga berakhir dengan lelang dan pengosongan.

Selain itu telah dibedah pula buku “Penerapan Lembanga Dwangsom (Uang Paksa) di Lingkungan Peradilan Agama”  karya Drs. Cik Basir, S.H., M.H.I (Hakim Pengadilan Agama Palembang), dengan pembedah tokoh-tokoh yang ahli dibidangnya, yaitu :

  1. Prof. Dr. Romli SA, M.Ag (Guru Besar/Dekan Fakultas Syari’ah dan Hukum UIN Raden Fatah Palembang).
  2. Prof. Dr. Abdullah Gofar, S.H.,M.Hum (Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Sriwijaya Palembang).
  3. Dr. Djaniko MH Girsang, S.H.,M.Hum (Ketua Pengadilan Negeri Palembang).

dengan moderator Dr.H.Syamsulbahri, S.H.,M.H. (Ketua Pengadilan Agama Palembang).

Ketiga Pembedah buku tersebut, telah mengapresiasi atas kehadiran buku karya Drs.Cik Basir, S.H.,M.H.I. ini, bahkan Ketua Pengadilan Negeri Palembang sebagai pembedah ketiga, menyebutkan buku ini sudah cukup untuk digunakan dalam praktek di Pengadilan, dan sangat membantu bagi Hakim dalam menangani perkara yang didalamnnya terdapat tuntutan dwangsom yang diajukan oleh Penggugat. Meskipun demikian, ketiga tokoh pembedah ini telah memberikan masukan-masukan demi kesempurnaannya.

Ketua PTA Sumatera Selatan dalam sambutannya pada acara bedah berkas dan bedah buku telah memberikan rasa hormat atas kerja keras Panitia, sehingga terselenggaranya kegiatan ini dengan tertib, lancar dan sukses. Orang nomor wahid di PTA Sumsel yang tidak lain Dr.H.M.Syarif Mappiase, S.H.,M.H. juga menyampaikan bahwa sumbangan pemikiran dalam bedah berkas dan bedah buku itu akan memberikan mamfaat besar, tidak saja bagi warga Pengadilan Agama se wilayah PTA Sumatera Selatan, tetapi juga bagi warga Pengadilan Agama di seluruh Indonesia, terutama terkait praktek menangani perkara yang ada tuntutan dwangsom.

Kegiatan besar dan bergengsi ini, telah dikuti oleh Hakim Tinggi, para Ketua dan Wakil Ketua, Hakim, Panitera dan Panitera Muda Gugatan dengan jumlah peserta 104 orang, semua ikut berperan aktif, dalam diskusi-diskusi kelompok, dan saat bedah buku. (trs).